Modernisasi Pertanian Jadi Kunci Peningkatan Produksi di Maluku Utara
Ternate (08/04) – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pertanian menggelar Rakorteknis Perencanaan Pembangunan Pertanian Tahun 2026 di Ternate. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, dan dihadiri Kadistan Kabupaten/Kota se-Maluku Utara, Kepala Bappeda Provinsi Maluku Utara, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Ambon, Kantor ATR/BPN Maluku Utara, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Khairun, serta Dinas Pangan.
Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi penopang utama ekonomi daerah, dengan sekitar 50 persen angkatan kerja bergantung pada sektor ini.
Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Maluku Utara, Dr. Warsita, SP. MM. menyampaikan bahwa modernisasi pertanian menjadi kunci peningkatan produksi, mengingat produktivitas padi, hortikultura, dan komoditas perkebunan masih belum optimal.
Melalui pemanfaatan alsintan, penguatan peran penyuluh, serta percepatan program hilirisasi dan peremajaan komoditas unggulan (kelapa, pala, kakao), pemerintah juga mendorong optimasi lahan, cetak sawah rakyat, dan perbaikan irigasi guna mempercepat swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Maluku Utara secara berkelanjutan.